PROGRAM OVERVIEW
Kabupaten Bantul, yang merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki potensi budaya, alam, dan ekonomi yang kaya, namun masih menghadapi tantangan seperti kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, serta permasalahan lingkungan.Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah program pengabdian masyarakat internasional ini diinisiasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan multidisipliner dan kolaboratif, yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga internasional, dan komunitas lokal sebagai model pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Tujuan utama dari program ini adalah mengimplementasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Bantul melalui program-program berbasis komunitas dan kemitraan internasional.
OBJEK ICS 2025
Batik Giriloyo, Knitting Crafts (Kerajinan Rajut), The "Kelompok Wanita Tani" (Women Farmers Group), Wayang Crafts(Kerajinan Wayang), Herbal Tea Production (Teh Gurah), Wedang Uwuh Production (Produksi Wedang Uwuh), Bamboo Craft (Kerajinan Bambu), Pustaka Desa Wukirsari, BUMDES (Village-Owned Enterprises) in Wukirsari, SMPN 3 Imogiri, Keripik Sagu Imogiri.
LUARAN DARI SICS 2025
Konsorsium, Publikasi dalam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Artikel Media Massa4. Poster dan/atau, Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
PESERTA ICS 2025
1. 265 Peserta dari 5 Negara
2. 27 Perguruan Tinggi Dalam Negeri
3. 6 Perguruan Tinggi Luar Negeri